Travel  

Berdendang Bergoyang Kacau Balau, Polisi Sampai Turun Tangan

Berdendang Bergoyang Kacau Balau, Polisi Sampai Turun Tangan

tribun-nasional.com – Konser musik Berdendang Bergoyang seharusnya bisa menghibur traveler yang galau akhir pekan lalu. Namun situasi menjadi kacau balau, polisi pun turun tangan.

Festival Berdendang Bergoyang yang digelar di Istora Senayan akhir pekan lalu jadi sorotan. Acara yang berlangsung tiga hari berturut itu disetop polisi di hari terakhir karena insiden puluhan penonton pingsan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin tidak merinci berapa jumlah pasti penonton yang jatuh pingsan. Namun dia mengatakan jumlahnya mencapai puluhan.

“Di lapangannya overload dan sudah banyak yang pingsan tadi. (Korban pingsan) puluhan,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin kepada detikcom akhir pekan lalu.

Acara Berdendang Bergoyang sejatinya digelar mulai Jumat (28/10) hingga Minggu (30/10). Namun polisi akhirnya memutuskan mencabut izin hari ketiga Berdendang Bergoyang.

Komarudin mengatakan selain korban pingsan, beberapa penonton juga ada yang mengalami luka-luka. Hal ini terjadi karena para pengunjung berdesak-desakan.

Polisi menyebut Festival Berdendang Bergoyang ini kelebihan kapasitas. Komarudin mengatakan sesuai perizinan di kepolisian, jumlah penonton maksimal seharusnya 10.000 orang. Akan tetapi, pada kenyataannya penonton melebihi kapasitas sebagaimana dalam perizinan.

“Ada, izinnya hanya maksimal sampai 10 ribu, maksimal ya. Tapi, fakta yang terjadi semalam itu sekitar 20 ribuan yang tercatat, yang belum tercatat nggak tahu juga,” kata Komarudin kepada detikcom, Minggu (30/10/2022).

Izin Festival Berdendang Bergoyang di hari ketiga, Minggu (30/10) kemarin pun dicabut polisi. Polisi pun memeriksa pihak penyelenggara sebagai buntut puluhan penonton pingsan. Namun pihak penyelenggara mangkir dan tidak datang.

“Hari pertama berjalan dievaluasi sebenarnya oleh Polda dengan pihak penyelenggara, kemudian kemarin diajak rapat itu. Dari penyelenggara banyak tidak hadir,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan kepada detikcom, Minggu (30/10/2022).