Jangan Bingung! Begini Format Baru Kartu Prakerja di 2023

Jangan Bingung! Begini Format Baru Kartu Prakerja di 2023

tribun-nasional.com – Program Kartu Prakerja 2023 akan dibuka pada kuartal 1 tahun ini. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, skema kartu prakerja tahun ini bukan lagi berbentuk semi bantuan sosial (bansos), namun sudah berbentuk skema normal.

Itu artinya, pelaksanaan program kartu prakerja tidak lagi menekankan pada bantuannya melainkan lebih menekankan pada pelatihan keterampilan yang diterima oleh peserta program kartu prakerja.

Untuk itu, pada skema normal ini bantuan biaya pelatihan akan diberikan lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Jika semula bantuan pelatihan diberikan sebesar Rp 1 juta, namun tahun ini bantuan pelatihan akan diberikan sebesar Rp 3,5 juta.

Tahun ini, peserta program prakerja akan menerima bantuan sebesar Rp 4,2 juta dengan rincian bantuan biaya pelatihan Rp 3,5 juta, insentif pasca pelatihan Rp 600 ribu yang akan diberikan sebanyak 1 kali, serta insentif survei sebesar Rp 100 ribu untuk pengisian survei.

Berbeda dari bentuk pelatihan sebelumnya yang dilakukan full online, pada skema normal ini pelatihan akan disediakan secara online dan offline.

“Moda pelatihan di skema normal akan dilakukan melalui 2 skema, yakni online format webinar dan offline tatap muka,” terang Direktur Komunikasi, Kemitraan Program, dan Pengembangan Ekosistem Kurniasih Suditomo dalam konferensi pers Kartu Prakerja, Rabu (18/1/2023).

Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja (MPPKP) memastikan semua kelas akan memasukkan sesi praktik keterampilan. Pelatihan akan dilakukan dengan pembagian 30:70, dimana 30% dilakukan dalam bentuk pemberian materi dan 70% sisanya merupakan praktik langsung keterampilan tersebut.

“Tidak akan ada lagi moda pelatihan menonton video secara mandiri. Tujuannya untuk meningkatkan pengalaman berlatihnya,” lanjutnya.

Untuk fase pertama pelatihan offline, pemerintah akan mengadakan di 10 ibu kota provinsi di Indonesia. “Dimulai dari Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Bali, Pontianak, Makassar, Kupang, dan Jayapura,” terangnya.

Adapun, ketentuan skema luring (luar jaringan/offline) sebagai berikut:

1. Pelatihan dilakukan minimal 15 jam/pelatihan. Pelatihan akan dipecah dalam beberapa sesi dimana maksimal pelatihan dilakukan 8 jam/hari guna menjaga efektivitas & efisiensi pelaksanaan pelatihan. Pelatihan dimulai paling pagi pukul 08.00 dan selesai paling malam pukul 21.00.

2. Format pelatihan akan dilakukan dengan Webinar.

3. Setiap peserta akan melakukan evaluasi akhir unjuk keterampilan dengan rentang waktu 120-180 menit. Alokasi waktu ini termasuk di dalam rangkaian kegiatan pelatihan untuk setiap program pelatihan.

4. Satu tenaga Pelatih melayani pengalaman pembelajaran dari minimal 20 peserta. Untuk 1 mata pelatihan maksimum diisi oleh 40 peserta dengan setidaknya 2 tenaga pelatih agar pemanfaatan fasilitas dilakukan secara optimal.

5. Untuk pelatihan yang menggunakan alat peraga komputer, 1 alat peraga untuk 1 peserta.

6. Untuk pelatihan yang menggunakan alat peraga non komputer, 1 alat peraga untuk 5 peserta.

Sementara untuk pelatihan online, peserta yang mendaftar boleh dari mana saja tidak terbatas wilayah. “Yang ikut online bisa dari mana saja,” lanjutnya. Adapun ketentuan skema daring (dalam jaringan/online) sebagai berikut:

1. Pelatihan dilakukan minimal 15 jam/pelatihan. Pelatihan akan dipecah dalam beberapa sesi dimana maksimal pelatihan dilakukan 3 jam/hari guna menjaga efektivitas & efisiensi pelaksanaan pelatihan.

2. Format pelatihan akan dilakukan dengan Webinar.

3. Setiap peserta akan diberikan tugas praktik mandiri minimal 30 menit/akhir sesi. Sehingga total bobot durasi tugas praktik mandiri menjadi 120 menit.

4. Satu Tenaga Pelatih melayani pengalaman pembelajaran dari minimal 50 peserta. Untuk

5. Satu mata pelatihan maksimum diisi oleh 150 peserta dengan setidaknya 3 tenaga pelatih agar pemanfaatan fasilitas dilakukan secara optimal.

6. Satu tenaga pelatih akan didampingi 1 asisten tenaga pelatih. Hal ini dimaksudkan agar mengoptimalkan pengalaman pelatihan secara praktik dengan bantuan asisten tenaga pelatih.

7. Pelaksanaan moda webinar maupun daring akan menggunakan Learning Management System (LMS)

error: Content is protected !!