4 Jenis Gangguan Prostat yang Perlu Diwaspadai, Bukan Cuma Kanker

4 Jenis Gangguan Prostat yang Perlu Diwaspadai, Bukan Cuma Kanker

tribun-nasional.com – adalah kelenjar yang memainkan peran penting dalam sistem reproduksi, khususnya pada pria.

Fungsi prostat ini menutrisi hingga melindungi sperma hingga menutup saluran kandung kemih saat ejakulasi agar air mani tidak masuk ke area tersebut.

Ketika seseorang mengalami , maka kesehatan tubuh secara keseluruhan yang bisa jadi sasarannya.

Maka dari itu, berbagai jenis gangguan prostat ini perlu diwaspadai agar mendapatkan penanganan yang tepat dengan segera.

Jenis-jenis gangguan prostat selain kanker

berukuran kecil seperti kacang kenari dan terletak tepat di bawah kandung kemih di depan rektum.

Fungsi kelenjar prostat dapat terganggu ketika mengalami masalah seperti pembesaran atau infeksi, hingga yang paling dikenal adalah .

Gejala pada gangguan prostat ini sebetulnya dapat dengan mudah dikenali ketika seseorang mengeluhkan sejumlah kondisi seperti,

  • Sering
  • Bangun tidur berkali-kali saat malam hari untuk buang air kecil
  • Darah yang keluar saat pipis atau ejakulasi
  • Nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Ejakulasi terasa sakit
  • Nyeri punggung bagian bawah, pinggul, dubur hingga paha atas
  • Buang air kecil yang tersendat-sendat

Meski gejalanya dapat dikenali, tapi berbagai gangguan tersebut tetap memerlukan diagnosis dari dokter untuk menentukan penyakit hingga penanganan yang tepat.

Melansir dari jurnal Nia.nih.gov, berikut sejumlah gangguan prostat yang perlu diwaspadai selain kanker.

1. Benign prostate hiperplasia (BPH)

BPH biasanya terjadi pada pria yang lebih tua. Penyakit ini disebut sebagai pembesaran prostat jinak.

Kondisi tersebut ditandai dengan pembesaran , namun tidak disebabkan oleh sel kanker.

Penyakit ini dapat mengganggu kandung kemih, sehingga seseorang yang mengalaminya dapat merasakan sejumlah gejala seperti sulit buang air kecil dan nyeri saat kencing.

Belum banyak penelitian yang meneliti penyebabnya, tapi secara umum kondisi tersebut diakibatkan oleh penuaan.

2. Prostatitis bakterial akut

Kondisi ini dapat terjadi akibat adanya infeksi bakteri pada kelenjar prostat.

Kondisinya mirip seperti BPH yang menyebabkan kelenjar prostat membesar, namun penyebabnya diakibatkan oleh infeksi bakteri.

Meski sebagian kasus dapat disembuhkan dengan antibiotik, namun penderita prostatitis bakterial akut juga memerlukan obat yang dapat membantu mengatasi rasa sakit dan ketidaknyamanan.

3. Prostatitis bakteri kronis

Kondisi ini merupakan infeksi pada prostat yang muncul berulang kali. Pakar menyebutkan ini termasuk kondisi langa yang mungkin sulit diobati.

Perawatan yang dibutuhkan untuk mengatasi yang satu ini adalah mengonsumsi antibiotik dalam jangka panjang, serta perubahan pada gaya hidup.

4. Prostatitis kronis

Jenis gangguan prostat ini termasuk salah satu yang paling umum dan kerap disebut sindrom nyeri panggul kronis.

Kondisi tersebut biasa ditandai dengan gejala seperti nyeri di punggung bagian bawah, selangkangan hingga ujung penis.

Perawatan yang diperlukan dalam mengatasi prostatitis kronis ini mencakup pembedakan, kombinasi obat-obatan dan perubahan pada gaya hidup.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

error: Content is protected !!